NAMA
: Ari Sandi
NPM : 17 630 113
Tugas
8 : STATISTIK/PROBABILITAS
ANALISIS
REGRESI SEDERHANA
Analisis
regresi linier sederhana adalah hubungan secara linear antara satu variabel
independen (X) dengan variabel dependen (Y). Analisis ini untuk mengetahui arah
hubungan antara variabel independen dengan variabel dependen apakah positif
atau negatif dan untuk memprediksi nilai dari variabel dependen apabila nilai
variabel independen mengalami kenaikan atau penurunan.. Data yang digunakan
biasanya berskala interval atau rasio.
Rumus regresi linear sederhana sebagi
berikut:
Y’ = a + bX
Keterangan:
Y’ = Variabel dependen (nilai yang
diprediksikan)
X = Variabel independen
a = Konstanta (nilai
Y’ apabila X = 0)
b =
Koefisien regresi (nilai peningkatan ataupun penurunan)
Contoh kasus:
Seorang
mahasiswa bernama Hermawan ingin meneliti tentang pengaruh biaya promosi
terhadap volume penjualan pada perusahaan jual beli motor. Dengan ini di dapat
variabel dependen (Y) adalah volume penjualan dan variabel independen (X)
adalah biaya promosi. Dengan ini Hermawan menganalisis dengan bantuan program
SPSS dengan alat analisis regresi linear sederhana. Data-data yang di dapat
ditabulasikan sebagai berikut:
Tabel. Tabulasi Data Penelitian (Data
Fiktif)
|
No
|
Biaya Promosi
|
Volume Penjualan
|
|
1
|
12,000
|
56,000
|
|
2
|
13,500
|
62,430
|
|
3
|
12,750
|
60,850
|
|
4
|
12,600
|
61,300
|
|
5
|
14,850
|
65,825
|
|
6
|
15,200
|
66,354
|
|
7
|
15,750
|
65,260
|
|
8
|
16,800
|
68,798
|
|
9
|
18,450
|
70,470
|
|
10
|
17,900
|
65,200
|
|
11
|
18,250
|
68,000
|
|
12
|
16,480
|
64,200
|
|
13
|
17,500
|
65,300
|
|
14
|
19,560
|
69,562
|
|
15
|
19,000
|
68,750
|
|
16
|
20,450
|
70,256
|
|
17
|
22,650
|
72,351
|
|
18
|
21,400
|
70,287
|
|
19
|
22,900
|
73,564
|
|
20
|
23,500
|
75,642
|
Langkah-langkah pada program SPSS
·
Masuk program SPSS
·
Klik variable view pada SPSS data editor
·
Pada kolom Name ketik y, kolom Name pada
baris kedua ketik x.
·
Pada kolom Label, untuk kolom pada baris
pertama ketik Volume Penjualan, untuk kolom pada baris kedua ketik Biaya
Promosi.
·
Untuk kolom-kolom lainnya boleh dihiraukan
(isian default)
·
Buka data view pada SPSS data editor, maka
didapat kolom variabel y dan x.
·
Ketikkan data sesuai dengan variabelnya
·
Klik Analyze - Regression - Linear
·
Klik variabel Volume Penjualan dan masukkan
ke kotak Dependent, kemudian klik variabel Biaya Promosi dan masukkan ke kotak
Independent.
·
Klik Statistics, klik Casewise diagnostics,
klik All cases. Klik Continue
·
Klik OK, maka hasil output yang didapat pada
kolom Coefficients dan Casewise Diagnostics adalah sebagai berikut:
Tabel.
Hasil Analisis Regresi Linear Sederhana
Persamaan regresinya sebagai berikut:
Y’ = a + bX
Y’ = -28764,7 + 0,691X
Angka-angka ini dapat diartikan sebagai
berikut:
Ø Konstanta
sebesar -28764,7; artinya jika biaya promosi (X) nilainya adalah 0, maka volume
penjulan (Y’) nilainya negatif yaitu sebesar -28764,7.
Ø Koefisien
regresi variabel harga (X) sebesar 0,691; artinya jika harga mengalami kenaikan
Rp.1, maka volume penjualan (Y’) akan mengalami peningkatan sebesar Rp.0,691.
Koefisien bernilai positif artinya terjadi hubungan positif antara harga dengan
volume penjualan, semakin naik harga maka semakin meningkatkan volume
penjualan.
Nilai
volume penjualan yang diprediksi (Y’) dapat dilihat pada tabel Casewise
Diagnostics (kolom Predicted Value). Sedangkan Residual (unstandardized
residual) adalah selisih antara Volume Penjualan dengan Predicted Value,
dan Std. Residual (standardized residual) adalah nilai residual yang
telah terstandarisasi (nilai semakin mendekati 0 maka model regresi semakin
baik dalam melakukan prediksi, sebaliknya semakin menjauhi 0 atau lebih dari 1
atau -1 maka semakin tidak baik model regresi dalam melakukan prediksi).
Uji Koefisien Regresi Sederhana (Uji t)
Uji
ini digunakan untuk mengetahui apakah variabel independen (X) berpengaruh
secara signifikan terhadap variabel dependen (Y). Signifikan berarti pengaruh
yang terjadi dapat berlaku untuk populasi (dapat digeneralisasikan).
Dari
hasil analisis regresi di atas dapat diketahui nilai t hitung seperti pada
tabel 2. Langkah-langkah pengujian sebagai berikut:
1.
Menentukan Hipotesis
Ho : Ada
pengaruh secara signifikan antara biaya promosi dengan volume penjualan
Ha
: Tidak ada pengaruh secara signifikan antara biaya
promosi dengan volume penjualan
2.
Menentukan tingkat signifikansi
Tingkat
signifikansi menggunakan a = 5% (signifikansi 5% atau 0,05 adalah
ukuran standar yang sering digunakan dalam penelitian)
3.
Menentukan t hitung
Berdasarkan
tabel diperoleh t hitung sebesar 10,983
4.
Menentukan t table
Tabel
distribusi t dicari pada a = 5% : 2 = 2,5% (uji 2 sisi) dengan
derajat kebebasan (df) n-k-1 atau 20-2-1 = 17 (n adalah
jumlah kasus dan k adalah jumlah variabel independen). Dengan pengujian 2 sisi
(signifikansi = 0,025) hasil diperoleh untuk t tabel sebesar 2,110 (Lihat pada
lampiran) atau dapat dicari di Ms Excel dengan cara pada cell kosong ketik
=tinv(0.05,17) lalu enter.
5.
Kriteria Pengujian\
Ho
diterima jika –t tabel < t hitung < t table
Ho
ditolak jika -thitung < -t tabel atau t hitung > t tabel
6.
Membandingkan t hitung dengan t table
Nilai
t hitung > t tabel (10,983 > 2,110) maka Ho ditolak.
7.
Kesimpulan
Oleh
karena nilai t hitung > t tabel (10,983 > 2,110) maka Ho ditolak, artinya
bahwa ada pengaruh secara signifikan antara biaya promosi dengan volume
penjualan. Jadi dalam kasus ini dapat disimpulkan bahwa biaya promosi
berpengaruh terhadap volume penjualan pada perusahaan jual beli motor.


Komentar
Posting Komentar